11 Masakan Yang Bagus Untuk Penderita Diabetes


Makanan yang Baik untuk Penderita Diabetes 11 Makanan yang Baik untuk Penderita Diabetes
Foto: hellosehat.com

1). Makanan kaya serat 

Sebuah study di University of Texas Southwestern Medical Center mendapatkan bahwa orang yang mengembangkan asupan serat mereka 24-50 gram sehari memiliki perbaikan dramatis dalam kadar gula darah. Bahkan, pembatasan makanan tinggi serat sama efektifnya dengan beberapa obat diabetes. Daripada menjajal untuk mencari tahu berapa persisnya serat dalam kuliner yang berbeda, fokuslah pada kerja keras untuk mendapat total 13 takaran harian dari adonan buah-buahan, sayuran, kacang-kacangan, beras merah, pasta gandum, sereal dan roti.

2). Apel 

Dalam suatu riset di finlandia, orang yang makan apel dan kuliner lain yang tinggi kuersetin memiliki resiko 20% lebih minim menderita diabetes dan janjkematian jawaban penyakit jantung dibandingkan dengan orang yang tidak mengonsumsinya, sumber kuersetin yang lain bawang, tomat, sayuran berdaun hijau, dan buah beri.

3). Buah Jeruk

Studi membuktikan bahwa orang dengan diabetes condong memiliki tingkat vitamin C yang rendah dalam tubuh mereka, sehingga antioksidan sarat buah jeruk merupakan opsi takjil yang bagus bagi tubuh. Mungkin vitamin C dari pil terlihat lebih singkat diserap tubuh, namun lantaran buah jeruk rendah lemak, tinggi serat, dan menampilkan banyak nutrisi sehat lainnya, buah jeruk merupakan opsi yang lebih baik.

4). Bayam 

Semua sayuran yang berwarna hijau merupakan sumber lutein yang bagus dan suatu karotenoid yang bagus untuk mata. Itu sungguh penting lantaran orang dengan diabetes mungkin memiliki masalah dengan mata selaku komplikasi dari penyakit. Makanan ini juga sumber besar serat, vitamin B, zat besi, kalsium,dan vitamin C.

5). Legum

Legum tergolong buncis, kacang tanah, kacang kedelai, dan lentil merupakan aksesori yang cantik untuk sup, salad dan banyak sekali santapan lainnya, lemak tergolong rendah lemak, tinggi kalori, tinggi serat makanan, tinggi protein serta sanggup menolong meminimalisir resiko diabetes dan penyakit jantung, serta memperlambat pelepasan glukosa ke dalam pedoman darah, yang menghambat lonjakan gula darah yang memperburuk diabetes dan menertibkan gula darah.

6). Kacang-kacangan

Study membuktikan bahwa orang yang makan kacang-kacangan secara terencana memiliki resiko terkena penyakit jantung lebih rendah dibandingkan dengan orang yang tidak memakannya, sedangkan orang dengan diabetes mengalami kenaikan resiko penyakit jantung. Bahkan diantara orang-orang yang menyantap kacang-kacangan menampilkan catatan kesehatan terbaik, belum dipahami persis apa peyebabnya, namun satu argumentasi niscaya merupakan adanya satu senyawa yang disebut tocotrienol. Di syarankan untuk makan kacang biar tidak begitu banyak lantaran mereka memiliki kalori yang sungguh tinggi. Takaran yang sempurna merupakan dua sendok makan per hari. Hitunglah berapa butir kacang tersebut pada sereal, youghurt, sayuran salad, atau makan yang lain setiap hari.

7). Teh Hijau 

Studi membuktikan bahwa peradangan kronis yang disebabkan oleh makan tinggi lemak, kurang olahraga, dan terlalu sedikit makan buah, sayuran, dan lemak baik sanggup mengembangkan resiko serangan hati dan mengagalkan kesanggupan tubuh untuk menyerap gula. Sebuah penyelesaian sederhana yang dapat ditangani merupakan minum teh hijau dan jeruk atau jus cranberry. Mereka semua dibungkus dengan flavonoid selaku anti peradangan.

8). Kayu Manis 

Sebuah observasi di sentra observasi nutrisi di Beltsville Maryland membuktikan bahwa jika anda menggunakan ½  sendok teh kayu manis saban hari sel-sel tubuh akan menjadi lebih sensitif kepada insulin. Oleh lantaran itu, observasi mengatakan, sel-sel merubah gula darah menjadi energy. Setelah 40 hari mengonsumsi banyak sekali ekstrak kayu manis, penderita diabetes mengalami penurunan gula darah sehabis makan, dan juga perbaikan besar dalam gejala kesehatan jantung. Kaprikornus taburi kayu manis pada tiap kuliner dan minuman anda.

9). Cokelat

Para peneliti di tufts university mendapatkan bahwa dark chocolate mengembangkan sensitivitas insulin, suatu kenaikan penting dalam menghambat dan mengobati diabetes tipe 2. Terlebih lagi dark chocolate bukan white chocolate juga memunculkan penurunan pada tekanan darah secara signifikan, meminimalisir LDL(kolesterol jahat), dan memperbaiki fungsi pembuluh darah. Hanya saja batasi konsumsinya biar tidak berlebihan. Makanlah sesekali untuk selingan, namun ingat banyak lemak dan kalori terkandung di dalamnya.

10). Steak

Selain mengandung protein, zat besi dan vitamin B, steak juga mengandung zat lain yang bagus untuk kita yakni senyawa dari lemak daging sapi yang disebut Conjugated Linoleic Acid(CLA) melakukan pekerjaan untuk memperbaiki metabolisme gula darah yang terusik dan juga sepertinya memiliki antikanker yang signifikan.

11). Ikan Air Tawar

Menurut American Diabetes Asociation. Omega 3 yang terkandung dalam ikan air tawar menyerupai salmon dan sarden sanggup menolong menurunkan kolesterol yang menyumbat arteri(LDL) dan trigliserida sekaligus mengembangkan kadar HDL (kolesterol baik).

Baca Juga:  

Makanan Sehat yang perlu di konsumsi Sehari-hari






Post a Comment

0 Comments