7 Kiat Mempertahankan Mutu Makanan Tetap Segar


Tubuh kita yakni apa yang kita makan. Oleh alasannya yakni itu jadilah kawan dekat bagi lingkungan dan badan anda sendiri. Jika kuliner yang kita konsumsi baik kualitasnya serta tersadar kebersihannya, badan kita akan menjadi lebih sehat secara menyeluruh.
 
Nah untuk menjaga mutu makanan yang kita konsumsi, kiat sederhana berikut ini sanggup dimanfaatkan.

 Oleh alasannya yakni itu jadilah kawan dekat bagi lingkungan dan badan anda sendiri 7 Tips Menjaga mutu Makanan Tetap Segar


1). Hindari kontaminasi pada makanan.

Mencuci tangan sebelum mengolah dan mengonsumsi kuliner sanggup menolong mengurangi kontaminasi pada makanan.

2). Hindari pewarna kuliner buatan dan seleksilah pewarna kuliner alami

Warna pada kuliner atau minuman kadang memamerkan performa lain yang lebih menarik, tetapi berhati-hatilah dalam menggunakannya. Alih-alih memakai pewarna kimiawi, gunakanlah pewarna alami berikut ini:
  • Merah/jingga dari papaya dan wortel atau bunga belimbing wuluh.
  • Caramel/cokelat: dari gula kelapa, gula aren, dan gula pasir yang dilelehkan.
  • Hijau dari daun suji, daun pandan, dan daun katuk.
  • Ungu/biru: dari bunga kembang sepatu bunga telang, atau ubi ungu.
  • Kuning dari kunyit.

Cara menghasilkan pewarna alami

1). Warna hijau dari daun suji atau daun pandan

Iris halus daun suji atau daun pandan. Lalu dihaluskan dengan cara ditumbuk atau di blender. Peras dan saring kemudian tambahkan air kapur sirih selaku pengawetnya masukkan kedalam botol tertutup, simpan di lemari es.

2). Warna biru/ungu dari bunga telang

Cuci higienis bunga telang, remas-remas atau tumbuk dengan sedikit air matang kemudian saring atau rebus bunga telang sampai bunga layu dan airnya berwarna biru, kemudian saring dan ambil airnya. Untuk menyimpan dalam waktu lama, bunga telang sanggup dikeringkan dengan cara dijemur di sinar matahari, kemudian masukkan kedalam bungkus yang kering dan tertutup.

3). Warna kuning dari kunyit

Parut kunyit sampai halus, kemudian peras atau campurkan eksklusif kedalam makanan.

3). Masak kuliner pada durasi dan temperatur yang tepat. 

Ukur temperatur suhu panas dan waktu mengolah masakan materi kuliner agar gizinya tidak rusak.  misalnya Ayam dan daging sapi sebaiknya diolah pada suhu 100 derazat celcius. Jangan mengolah masakan daging dan ayam dibawah suhu 60 derazat celcius alasannya yakni selain tidak matang, juga tidak kondusif untuk kesehatan.

4). Pisahkan kuliner matang dan mentah

Saat menyimpan makanan, buatlah partisi terpisah antara kuliner matang dari yang masih mentah disamping itu berilah label kadaluarsa di saat dibeli dan kapan mesti dihabiskan untuk menyingkir dari pembusukan.

5). Simpan kuliner di dalam wadah yang ideal

Simpanlah kuliner pada temperature 0-5 derazat celcius agar kuman tidak meningkat biak.

6). Kurangi konsumsi produk olahan

Produk olahan seperti, nugget, katsu, bakso, siomay, sosis dan cornet beef sudah menjalani proses yang panjang dan rentan kepada zat pengawet, extra pewarna dan zat aditif lain. Proses bikinan tersebut memerlukan energy dan materi bakar tidak sedikit. Semakin usang proses industry kuliner olahan, bertambah banyak energy terbuang jawaban pembakaran. Nilai gizi yang terkandung dalam kuliner olahan pasti sudah menyusut dan condong tinggi lemak, gula natrium dan senyawa aditif yang tidak baik untuk kesehatan jika dimakan berlebihan. Untuk itu seleksilah materi pangan segar yang tidak lewat proses pembuatan kuliner yang baik agar sanggup memamerkan faedah kesehatan bagi badan anda.

Tips mengawetkan materi kuliner secara alami
  • Simpan kuliner didalam wadah kedap udara yang ditaruh dalam freezer. Untuk menangkal produk terlalu sering keluar masuk freezer, menyerupai daging yang tidak dipakai seluruhnya, semestinya daging dipotong-potong apalagi dulu sesuai ukuran takaran sekali masak, kemudian pisahkan kotaknya atau bungkus plastiknya. Simpan secara terpisah dalam freezer sehingga di saat dikeluarkan, penggalan lainnya tidak terganggu. Temperatur yang naik turun akan menyebabkan kerusakan lebih singkat pada mutu daging.
  • Simpan produk didalam wadah yang bebas udara/air. Kemasan menyerupai ini banyak tersedia di pasaran.
  •  Gunakan alat dan plastik vacuum. Alat vacuum khusus rumah tangga sekarang mudah ditemukan di swalayan atau toko alat-alat rumah tangga.
7). Pilihlah materi pangan lokal

Bahan pangan impor memang mempunyai beberapa keistimewaan dari pada produk pangan lokal. Tapi, tahukah anda? Terlalu sering menyantap materi kuliner impor, bermakna pula ikut mempercepat pemanasan global alasannya yakni materi pangan impor berkontribusi kepada penggunaan materi bakar lebih banyak. Cermat memutuskan materi pangan setempat bermakna meminimalisir energy, lebih ekonomis, dan ramah lingkungan.

Post a Comment

0 Comments